Tak Ada Akses Internet, Guru di Majalengka Hantar Soal Ujian ke Rumah

Home / Pendidikan / Tak Ada Akses Internet, Guru di Majalengka Hantar Soal Ujian ke Rumah
Tak Ada Akses Internet, Guru di Majalengka Hantar Soal Ujian ke Rumah Guru di SDN Sunia II, harus secara door to door mendatangi rumah anak didiknya untuk memberikan materi dan soal ujian di masa pandemi Covid-19. (FOTO: Jaja Sumarja/TIMES Indonesia.

TIMESBENGKULU, MAJALENGKA – Tidak adanya sinyal atau jaringan internet di wilayah Desa Sunia, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, membuat para guru di SDN Sunia II, harus door to door mendatangi rumah anak didiknya untuk memberikan materi dan soal ujian di masa pandemi Covid-19.

"Keadaan seperti ini, kami berusaha untuk mendatangi para siswa untuk memberikan soal, bentuk melayani lah, karena di sana (Desa Sunia) tidak ada jaringan internet, jadi saya terpaksa ke rumah masing-masing siswa," kata Kepala Sekolah SDN Sunia II, Kusmaheri, Jumat (12/6/2020).

SDN-Sunia-II-2.jpg

Kusmaheri menyebutkan, seluruh program yang harus dilakukan melalui online, pihaknya tidak dapat menerapkan hal tersebut. Lantaran, sulitnya menemukan sinyal. "Sudah lama kami merasakan seperti ini," ujarnya.

Menyikapi keadaan seperti ini, Kusmaheri menegaskan, bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, juga memeberikan kemudahan dalam berlangsungnya program belajar di rumah dan ujian sekolah seperti saat ini secara manual.

"Yang mana, kami dari pihak sekolah harus bekerja lebih ekstra untuk tetap memberikan materi belajar dan soal ujian sekolah ke rumah para siswa," ucapnya.

SDN-Sunia-II-3.jpg

Sementara itu, salah satu siswi kelas IV SD Sunia II yang ikut belajar di lingkungan terdapat sinyal yang diupayakan oleh jajaran Polsek Talaga, Novitasari (9) mengaku dirinya lebih mudah untuk mengerjakan soal-soal ujian sekolah matematika dengan memanfaatkan teknologi. Sebab, dirinya bisa mencari jawaban soal ujian tersebut di internet tanpa terlalu lama mencari di buku secara manual.

"Ya senang, jadi lebih mudah kalau ada internet karena bisa mencari jawaban. Sebelumnya, di sekolah tidak ada sinyal, jadi sulit," ujar bocah yang memiliki paras cantik tersebut.

Sekadar informasi, SD Sunia II Majalengka merupakan salah satu sekolah di Desa Sunia yang sulit mendapatkan jaringan internet atau sinyal. Bahakan pihak sekolah mengaku kesulitan ketika menghadapi segala bentuk program berbasis online termasuk sistem belajar online di masa pandemi Covid-19 ini. SD Sunia II Majalengka sendiri memiliki jumlah siswa sebanyak 71 siswa yang terbagi 6 rombongan belajar. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com